Artikel Populer

Serunya berwisata sambil mengenal sejarah Melaka

Serunya berwisata sambil mengenal sejarah Melaka

Header: dok pribadi


Memasukimasa libur kuliah,pastinya beberapa dari Speakers sudahmenyiapkan rencana jalan-jalan. Kalau di antara Speakers ada yangberencana ke luar negeri, satu destinasi ini bisa menjadi pilihan. Melaka! Disana, kamu gak hanya jalan-jalan, tapi juga bisa menambah wawasan. Kota Melaka adalah sebuah ibu kota dari negeri (provinsi)Melaka. Terletak cukup jauh dari Kuala Lumpur yaitu sekitar 149 kilometer. Melakadulu dikenal sebagai pusat dari jalur perdagangan antara India dan Tiongkok.Pada masa kemakmuran itulah, Melaka juga sempat dijajah oleh Portugis danBelanda.

Dikenalsebagai kota bersejarah, pada tahun 2008, UNESCO menobatkan Melaka sebagai KotaWarisan Dunia. Hal itu tidak diherankan karena memang banyak turisdatang ke Melaka untuk melihat berbagai peninggalan sejarah. Melaka memangtempat wisata yang unik, selain memberikan pengetahuan sejarah, kota inimenawarkan keindahan sentuhan campuran budaya nuansa Cina, Islam, Portugis danBelanda.

Tidak adapenerbangan langsung dari Jakarta menuju Melaka. Penerbangan dari Jakarta keMelaka akan transit di Pekanbaru kemudian berpindah pesawat, dan biayanya puncukup mahal. Maka disarankan mengambil penerbangan ke Kuala Lumpur dan bertolakdari Kuala Lumpur menuju Melaka menggunakan bus. Tiket busberkisar antara RM 10-24 dan dapat dipesan onlineatau dibeli on the spot. Speakers bisa pesan dan berangkat dari Kuala Lumpur InternationalAirport atau dari kota Kuala Lumpur melalui Terminal Bersepadu Selatan. Perjalanandarat menghabiskan waktu sekitar 2-3 jam melalui jalan tol yang tidak begituramai, sehingga kamu tidak perlu khawatir akan terjadi macet seperti tol diIndonesia. Jangan takut juga membeli tiket bus yang termurah, karenabus yang paling murah pun merupakan bus yang bagus, nyaman dan rapi. Bahkandengan menambahkan sekitar RM 4-5, Speakersbisa mendapatkan bus dengan recliningseat dan tempat sandaran kaki.

Atraksi turis di Melaka yangpaling terkenal adalah Jonker Walk yang merupakan Chinatown-nya Melaka. Ada beberapa galeri dan museum yang bisa Speakers datangi. Salah satu museum yangterkenal adalah Baba Nyonya Heritage Museum, di mana Speakers bisa mempelajari sejarah kaum peranakan di Melaka. Terdapatpula Cheng Ho Museum yang dipercayai merupakan bekas lokasi peninggalankompleks gudang yang sempat dibangun oleh Cheng Ho seorang muslim keturunanCina yang melakukan ekspedisi di Asia dan Afrika serta seringkali singgah diMelaka. Tidak jauh dari Jonker Walk, Speakersakan menemukan Sungai Melaka. Melalui sungai ini juga kamu bisa menikmatisebagian kota Melaka dan bangunan kolonial di sisi sungai selama 45 menitdengan merogoh kocek sebesar RM 15 untuk dewasa dan RM 7 untuk anak-anak.

img-1484914984.jpg

Foto: Flickr.com

Selesaimengarungi Sungai Melaka, street artyang terdapat di tembok beberapa bangunan rumah di Melaka bisa menjadi pilihansebagai spot untuk ber-selfie. Selainwarna-warni dari street art, di sini Speakers akan jumpai bangunan-bangunanberwarna merah yang sekilas mirip seperti di negeri kincir angin. Yep, semua itudikarenakan selain Portugis, Belanda pun tidak mau kalah untuk menjajah Melaka.Salah satu bangunan merah di sana adalah Stadthuys yang dalam bahasa Belandaberarti city hall, di mana tempattersebut dulu menjadi kantor Gubernur Belanda pada tahun 1650, nama lain daritempat ini adalah Red Square. Bangunan lain yang berwarna merah adalah ChristChurch dengan jam dinding besar yang dinamai Red Clocktower.

Lanjut jalan-jalan lagi keBukit St. Paul atau peninggalan Benteng AFamosa. Bukit ini dulu dijadikan benteng tak lama setelahPortugis menduduki Melaka. Sekarang yang tersisa di dalam Benteng ini adalah peninggalangereja bernama St. Paul Church, Patung St Francis Xavier, dan batu nisan darimakam orang-orang Portugis dan Belanda yang berjasa kala itu. Dari Bukit AFamosa,Speakers juga bisa menikmatipemandangan Selat Melaka untuk sejenak bersantai dan menghilangkan pegal dikaki.

img-1484914780.jpg

Foto: Flickr.com

Melaka walaupun dikenalsebagai kota bersejarah namun tidak kalah modern dengan kota-kota lainnya. Disini terdapat mal, kafe, restoran dan juga berbagai toko baju merk terkenal.Terdapat juga taman atraksi bernama AFamosa Resort.

Setelah puas menyisiriMelaka, untuk kembali ke terminal bus, Speakersharus kembali ke Clocktower dan menunggu bus disana. Jika bus terlalu lamadatang, alternatif lainnya adalah taksi online.Pastikan kamu atau teman menggunakan sim card Malaysia agar lebih mudahberkomunikasi dengan supir. Biayanya memang lebih mahal dibandingkan bus, namunSpeakers tidak perlu repot-repotbersempitan di bus dengan turis lainnya.

Kalau Speakers berencana untuk mengeksplorasi Melaka memang dibutuhkansetidaknya waktu 2 hari. Namun untuk sehari saja, Melaka dapat memberikan kamupengetahuan sejarah dan pengalaman berwisata dengan berbagai nuansa budaya di dalamnya.Berwisata sehari ke Melaka juga tidak membuat kantong jebol, karena pilihantempat makan dan minum yang disediakan warga dipatok dengan harga yang masihterbilang wajar jadi pas sekali jika Speakersadalah seorang mahasiswa yang sedang backpacker-anatau suka dengan konsep travel on abudget.

Penulis: Rezha Maharoh

Editor: Nurmarliana Rahayu


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori