Artikel Populer

Ramai-ramai dilanda demam Pokemon GO

Ramai-ramai dilanda demam Pokemon GO

Siapa tak mengetahui mainan hits Pokemon GO? Game waralaba milik Nintendo ini baru saja rilis 6 Juli 2016 lalu, pengunduh mainan ini sudah menjamur di mana-mana, tak terkecuali di Indonesia.

Lebih dari 60% pengguna ponsel pintar yang mengunduh Pokemon GO, memainkan game ini secara rutin setiap hari dengan durasi 43 menit 23 detik per hari. Melebihi Whatsapp (30 menit 27 detik), Instagram (25 menit 16 detik), dan Snapchat (22 menit 53 detik) di Amerika Serikat.

Walaupun belum rilis secara resmi di Indonesia, namun pengguna Pokemon GO sudah banyak fanbase-nya. Mereka mengunduh aplikasi tersebut melalui APK (Android Package). Pengguna Pokemon GO di Indonesia sendiri sudah menempati peringkat 23 terbanyak di dunia. Peringkat itu pastinya akan naik kalau Pokemon GO sudah resmi rilis.

Siapa sangka, lelucon April Mop 2014 yang dikeluarkan Google menjadi kenyataan lho. Lelucon tersebut ialah lowongan pekerjaan untuk menangkap Pokemon menggunakan Google Maps. Dua tahun berlalu, Pokemon akhirnya bisa benar-benar ditangkap. Pokemon GO memberikan solusi bagi pengguna mengenal lingkungan sekitar.
img-1468846139.kompas


Manfaat bagi sarana promosi

Pemerhati teknologi Hilman Fajrian menyebut Pokemon Go sebagai sebuah revolusi yang bisa mendatangkan manfaat besar bagi pemerintah ataupun pelaku usaha. ”Game ini mampu memobilisasi manusia dalam jumlah masif di dunia nyata dan melakukan aktivitas nyata,” ungkapnya. Menurut Hilman, pemerintah bisa menggelar acara besar di lokasi tertentu lewat kerja sama.

Beberapa tempat di Jakarta seperti Monumen Nasional, Museum Nasional, hingga Stadion GBK selalu ramai dibanjiri Pokemon Hunter. “Saya suka ke Monas karena di sana banyak ditemui Pokemon-Pokemon yang cukup langka,” ujar Riko salah seorang Pokemon hunter (sebutan bagi pemburu Pokemon). Banyak pula beberapa kafe di Jakarta mulai memadukan Pokemon ke dalam menu andalannya lho.


Mengundang kontroversi

Pokemon Go merupakan efek lanjutan dari zaman gadget freak. Permainan ini mengubah pola hidup banyak orang hingga meninggalkan rutinitasnya untuk bermain game. Untuk memainkannya, tak jarang sang pengguna rela berburu ke kuburan hingga tempat ibadah demi Pokemon jenis langka. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menyebut siap memantau perkembangan game ini di Indonesia demi menjaga norma dan ketertiban.

Indonesia adalah salah satu pasar empuk game online. Di kampus, angkutan umum bahkan tak jarang di TV kita bisa tahu anggota DPR tengah kedapatan asyik bermain gadget saat sidang merupakan cermin buruk budaya yang menurun. Jadi apa kamu dilanda demam Pokemon juga, Speakers?


Penulis: Dwi Putri Aulia/Berbagai sumber



Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori