Artikel Populer

Peran penting Ronaldo bagi Portugal di Piala Eropa 2016

Peran penting Ronaldo bagi Portugal di Piala Eropa 2016

Tim Nasional Portugal akhirnya secara resmi menjadi kampiun Piala Eropa 2016. Berhadapan dengan tuan rumah di partai puncak yakni Perancis, skuad asuhan Fernando Santos pun, ditasbihkan sebagai nomor satu di Eropa, usai menundukkan Les Bleus dengan skor tipis 1-0 di menit perpanjangan waktu. Hal itu pun, membuat sang mega bintang Seleccao, Cristiano Ronaldo, senang bukan kepalang. Bagaimana tidak, raihan ini, semakin memperkuat statusnya sebagai pemain jempolan yang tidak hanya moncer di klub saja, melainkan di level turnamen antar negara.

Dalam pertandingan itu sendiri, Ronaldo sebenarnya tidak bisa bermain penuh lantaran mendapatkan cedera saat mendapat hantaman keras dari gelandang Perancis yang sedang naik daun, Dimitri Payet pada menit ke 7. Dirinya sempat mendapatkan perawatan medis sebanyak dua kali, hingga akhirnya pemain Real Madrid itu pun menyerah secara prematur pada menit ke 25. Isak tangis pun jelas terlihat di raut wajahnya, menandakan betapa kecewa dan sedihnya sang bintang yang tidak mampu membantu teman-temannya di dalam lapangan. Duka pun menyelimuti para fans Portugal serta penikmat sepakbola yang ingin melihat aksinya di lapangan. Pertanyaan pun timbul, “tanpa Ronaldo, akankah Portugal bisa juara ?”

img-1468502105.jpg

(Ronaldo/indianexpress.com)

Hal itu bukan tanpa alasan. Jika kita mereview perjalanan Portugal di pagelaran Piala Eropa 2016 ini, pria kelahiran 5 Februari 1985 itu mempunyai kontribusi yang sangat besar bagi negaranya. Di partai pamungkas Grup F, Ronaldo mampu menyumbang dua gol melawan Hongaria dalam laga yang berkesudahan 3-3, dimana hasil tersebut membuat Portugal akhirnya lolos ke fase 16 besar sebagai peringkat tiga terbaik.

Di fase ini, Ronaldo kembali menunjukkan kemampuannya. Melawan Kroasia, Ronaldo berjuang secara spartan bersama rekan-rekannya. Akhirnya, pada menit ke 116, sebuah serangan balik terjadi bagi Portugal yang berujung pada gol dari Ricardo Quaresma, setelah memanfaatkan bola muntah sepakan Ronaldo yang ditepis oleh Danijel Subasic.

Magis Ronaldo pun berlanjut di partai semi final kala melawan Wales. Pertandingan itu pun, mempertemukan dua pemain termahal di dunia yakni Ronaldo dan rekannya di Real Madrid, Gareth Bale. Duel berlangsung sengit, kedua pemain saling menunjukkan skill yang menawan di atas rumput hijau. Namun, Ronaldo yang seakan lahir sebagai game changer, mampu merubah keadaan bagi Portugal. Tandukannya di menit ke 50, berhasil memecah kebuntuan bagi timnya, sebelum Luis Nani menambah kedudukan di menit ke 53.

Hal yang sama pun berlaku di final. Meski Ronaldo tak bisa bermain di tengah lapangan, namun jiwa sang gladiator si kulit bundar ini tetap membara. Eks Manchester United tersebut, layaknya asisten pelatih, bahu membahu dengan Fernando Santos, untuk memberi arahan kepada teman-temannya. Ya, meskipun didera cedera, dirinya tidak memilih untuk berada di ruang medis. Usai mendapat perawatan, Ronaldo kembali ke bangku cadangan, dan memotivasi teman-temannya demi mendapatkan trofi tersebut untuk pertama kalinya.

'Dengarkan orang-orang, saya yakin kita akan memenangi Piala Eropa ini, jadi tetap bersama dan berjuang untuk mendapatkannya'.

Ucapan Ronaldo kepada rekan-rekannya saat jeda waktu (goal.com)

Gol Eder pun tak terlepas dari perkataan Ronaldo. Sebelum masuk ke dalam lapangan menggantikan Renato Sanches di menit ke 79, Ronaldo memberikan suntikan semangat yang ia tak akan lupakan dan menjadi pembangkit semangatnya di sepanjang permainan hingga membawa Portugal meraih kemenangan.

"Ia berkata pada saya bahwa saya akan mencetak gol kemenangan tim. Ia memberikan saya kekuatan, energi, dan ini sangat vital."

Ungkapan Eder saat bercerita mengenai motivasi dari Ronaldo (cnnindonesia.com)

Ya, Portugal memang tidak bisa lepas dari Ronaldo (untuk saat ini). Kepiawaiannya yang tidak hanya jago di dalam lapangan, menjadi salah satu bukti betapa tangguhnya pria yang satu ini di dalam olahraga sepakbola. Dirinya sadar untuk tetap membantu Portugal dengan cara apapun yang ia bisa. Sebagai motivator yang lengkap bagi tim, sebagai inspirator yang luar biasa bagi rekan-rekannya, Ronaldo merupakan pemain yang komplit baik luar dan dalam, tanpa mengesampingkan semua pemain yang juga berkontribusi terhadap kejayaan serta sejarah baru ini. Sejak awal, siapa yang menyangka bahwa Portugal akan menjadi juara? terseok seok di penyisihan grup ? akrab dengan perpanjangan waktu ? Namun dalam sepakbola, apapun bisa terjadi, dan kisah dongeng Yunani di Euro 2004, berhasil diulang oleh tim yang mereka kalahkan di partai final, di mana saat itu Ronaldo menangis dalam arti yang sebenarnya.

 

Penulis: Septian Cahyo Yuwono

Header: Mirror.co.uk


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori