Artikel Populer

Fakta yang kamu perlu tahu tentang si “Kutu Buku”

Fakta yang kamu perlu tahu tentang si “Kutu Buku”

Sering banget kita mendeskripsikan seorang kutu buku itu makhluk individual, cupu, kuper, sok tahu, dan pelit kasih contekan. Eitss..belum tentu loh Speakers. Ada beberapa penjelasan yang bisa membuat Speakers lebih tahu tentang sosok si kutu buku ini.

1.Makhluk Individual

Diberbagai situasi, sering kita temuin si kutu buku duduk sendiri dan tertunduk takzim dengan tangan memangku buku. Membaca buku terkadang memang butuh sendiri, konsentrasi dan ketenangan agar apa yang dibaca mudah dicerna. Begitupun yang dilakukan si kutu buku. Jadi bukan berarti mereka anti sosial loh.

2. Cupu

Kutu buku itu pakai kaca mata tebal, kawat gigi, rambut dikepang dua dan gaya berbusana yang ketinggalan jaman. Itu hanya gambaran dari tokoh dari film yang pernah kita tonton. Kenyataannya gak selalu begitu loh Speakers. Buktinya artis Hollywood macam Emma Robert dan Natalie Portman yang kutu buku jauh dari kesan itu. Bahkan panggung Milan Fashion Week dari brand Gucci pernah memperagakan koleksi khusus kutu buku yang keren banget.

3. Sok tahu

Ketika ada guru atau dosen bertanya tentang materi pelajaran atau kuliah, si kutu buku selalu jadi orang pertama yang mengacungkan tangan dan menjawab pertanyaan dengan tepat. Sok tahu! Sok pintar! Terkadang itu yang terlintas dipikiran kita. Tapi yang harus Speakers pahami, mereka bukan sok tahu dan sok pintar, mereka hanya tahu lebih cepat dari kita karena seringnya membaca buku termasuk materi sekolah ataupun kuliah.

4. Pelit kasih contekan

Saat ujian berlangsung, kita sibuk banget memberi kode pada si kutu buku untuk minta contekan. Tapi sikutu buku seolah tak peduli dan pura-pura gak ngerti. Hmm..menyebalkan memang! Tapi kita juga harus melihat situasi ini dari perspektif si kutu buku. Ujian sekolah selalu penting baginya, makanya ia belajar dari buku-buku yang dia baca. Sikap “pelit” kutu buku harusnya membuka mata kita betapa keinginan belajar kita sangatlah minim bukan malah menjudge si kutu buku pelit.

5. Kuper dan intovert

Meskipun ia seorang kutu buku bukan berarti ia selalu berada di perpustakaan maupun di toko buku. Si kutu buku ini justru orang yang terbuka dan bergaul dengan siapa saja. Apalagi untuk hal-hal yang berhubungan dengan wawasan. Kutu buku bertemu banyak orang untuk saling bertukar pikiran. Tengok saja kutu buku di masa lalu yang nama besarnya kita tahu hingga saat ini. Sebut saja Napoleon, Harun Alrashid, Bung Karno dan Hatta.

Nah, Speakers kutu buku tak ada bedanya dengan kita yang memiliki hobi tersendiri, yang berbeda adalah medianya. Jika media membaca kutu buku adalah buku, maka media hobi kita seperti musik adalah not-not balok. Begitu pun hobi lainnya.


Penulis: Ifa Ikah

Header: vemale.com


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori