Artikel Populer

Fakta unik di balik aroma kentutmu

Fakta unik di balik aroma kentutmu

       Kentut adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita syukuri, kenapa? Kok, topik kali ini rada jorok, ya? Karena dengan kentutlah, gas-gas yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh akan terbuang. Jika kita tidak mengeluarkan gas-gas tersebut, maka tubuh akan mengalami masalah pada sistem pencernaan.

Kentut berasal dari dalam usus. Udara ini bias berasal dari banyak sumber, misalnya, udara yang masuk ketubuh, gas dari bakteri dalam tubuh, gas dari dari hasil reaksi kimia di usus, dan banyak lainnya.

Bau yang dihasilkan oleh kentut tergantung dari apa yang kamu makan loh Speakers. Kalau kamu lebih sering memakan makanan yang mengandung sulfat, seperti yang terdapat pada brokoli dan almond bersiaplah aroma kentutmu akan berbau. Bukan hanya sulfat, makanan yang mengandung merkaptan, seperti daging dan susu pun bias membuat aroma kentutmu menyengat.

Tidak hanya kentut yang berbau, pasti Speakers pernah dong mengeluarkan kentut yang tidak berbau. Kok bisa? Iyap, itu disebabkan karena udara yang masuk ke dalam sistem pencernaanmu.

Semua yang diciptakan Tuhan di alam semesta ini selalu memiliki manfaat bagi manusia, termasuk bau kentut. Menurut jurnal Medicinal Chemistry Communications, kentut mampu mengurangi resiko kanker loh, Speakers! Iya, kentut memiliki manfaat yang besar untuk seseorang, sepeti mengurangi penyakit diabetes, serangan jantung, sampai penyakit kanker. 

Klaim ini bermula dari hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Exeter yang mengemukakan bahwa gas yang dihasilkan dari telur busuk merupakan sarana terapi yang sangat menyehatkan. Karena aroma telur busuk hampir sama dengan aroma kentut manusia, maka akhirnya banyak yang menyimpulkan bahwa menghirup bau kentut sangat baik untuk kesehatan.

Menurut para ahli, dalam aroma kentut terdapat hidrogensulfida (H2S) dalam dosis kecil. H2S sebenarnya beracun jika berjumlah besar, namun jika dalam jumlah yang sedikit justru sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, dalam tubuh hydrogen sulfide mengatur fungsi pembuluh darah, respon inflamasi, neurotransmisi di otak dan beberapa hal penting lainnya, termasuk pencegah kanker.

Dari penelitian ini, mungkin kelak Speakers tidak lagi memarahi atau menjauhi seseorang yang membuang gas itu sembarang, atau mungkin Speakers jadi tak sungkan untuk membagi-bagi aroma ciptaan Tuhan ini di tempat umum. 


Penulis: Dwi Putri Aulia
Header Foto: CNN


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori