Artikel Populer

Derry Drajat: Perlu ketekunan dalami seni peran

Derry Drajat: Perlu ketekunan dalami seni peran

Dunia seni peran telah membesarkan namanya. Wajahnya familiar di beberapa judul sinetron, film bahkan teater. Di samping kesibukannya sebagai aktor, Derry Drajat ternyata juga aktif memberikan pelatihan seni pemeranan.

Ditemui beberapa waktu lalu saat menjadi pembicara di salah satu kampus swasta di Jakarta, Derry Drajat memberikan teori-teori seni pemeranan secara jelas. Bahkan sang aktor mengajak beberapa mahasiswa untuk mempraktekkan langsung teori yang dia sampaikan. Ruang seminar seketika berubah jadi kelas akting.

“Seni peran adalah pekerjaan seorang aktor, dimana sang aktor bekerja bisa mengisi seni pemeranan dan mengisi kehidupan sang tokoh yang dimainkan,” ujar Derry Drajat di sela teori yang disampaikan.

Mengawali karirnya pada tahun 1988, Derry Drajat mulai bergabung dengan teater di Institut Kesenian Jakarta. Dari peran kecil hingga peran besar ia mainkan. Tantangan karakter demi karakter yang berbeda ia coba taklukkan.

“Sekarang ini jarang mendapatkan tantangan tokoh yang saya inginkan karena di Indonesia produksi ceritanya kecil seperti sinetron yang ceritanya nge-pop dan ringan saja. Dalam arti jarang sekali ada naskah yang betul-betul punya kualitas yang baik, baik dari peristiwa, dan penokohan antar  karakter,” ungkap pengagum seniman legendaris Seno Utoyo ini.

Meski demikian Derry Drajat tidak pernah menganggap gampang setiap tokoh yang ia perankan. Apalagi tokoh yang memiliki karakter yang jauh dari kepribadiannya. Derry Drajat harus melakukan pendalaman karakter dengan cara observasi karakter tokoh tersebut.

“Aktor yang baik adalah aktor yang bertanggung jawab terhadap tokoh yang dia mainkan, sekecil apapun perannya, dengan begitu ia akan bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Dia jaga stamina dirinya, fisiknya, hatinya, dan keakraban dengan timnya. Aktor yang baik juga tidak bermasalah dengan moodnya, ia bisa menguasi dirinya dan sudah terlatih konsentrasinya. Mood atau tidak mood itu hanya masalah konsentrasi,” jelasnya.

Masa depan dunia seni peran

Bermunculannya artis pendatang baru yang instan menjadi kekhawatiran Derry Drajat akan masa depan dunia seni peran. Untuk terjun ke dunia seni peran dan menjadi aktor yang professional calon artis harus belajar seni pemeranan atau akting.

“kebanyakan aktor sekarang instan, mereka diajak langsung syuting, langsung jadi pemain dengan kemampuan yang sangat terbatas. Mereka harus  belajar karena di Indonesia banyak guru atau orang-orang yang paham betul mengenai seni pemeranan”. Komentarnya mengenai fenomena artis dadakan. “Sebetulnya dunia seni peran sekarang tidak banyak kemajuan karena bagaimanapun aktor harus mengikuti industri. Di mana industri sekarang, salah satunya pertelevisian lebih  kepada industri, jualan di mana yang laku itulah yang dibuat,” ungkapnya dengan nada miris.

Derry Drajat sangat berharap kepada para pemilik Production House (PH), pertelevisian,dan Pemerintah untuk melihat, mengayomi, melindungi dan membantu dunia seni pemeranan demi masa depan industri yang lebih baik.


Penulis: Ifa Ikah


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori