Artikel Populer

Bercanda cerdas seperti komika

Bercanda cerdas seperti komika

Speakers, kalian tentu sudah seringmendengar atau menyimak stand up comedy. Acara yang bergenre lawakandandisajikan dengan kondisi stand atau berdiri dan orangnya disebut komika. Darisosok Komika mungkin Speakers tidak asing dengan Raditya Dika, Mongol, danbeberapa stand up comedian lainnya yang mulai mengisi di beberapa acara stasiuntelevisi.

Menjadi stand up comedian menjadisesuatu yang disukai dikarenakan materinya yang terasa dekat mengangkat isusekitar, sehingga penikmat kegiatan ini dapat dipahami oleh seluruh lapisanmasyarakat. Salah seorang komika Dzawin Nur Ikram yang dikenal dengan sebutanKomik syariah karena materinya yang selalu berkaitan dengan kisahnya dipondok, pernah menuturkan bahwa awalnya ia stand up membawakan materi-materi yang ia kesalkantentang keadaan sekitar.

Speakers, hal yang sulit di lakukanadalah bagaimana menyajikan materi tersebut sehingga memiliki lawakan yang hangatkepada penonton. Beberapa Istilah dalam teknik dasar berikut ini digunakanbeberapa Komika untuk membungkus materi, di antaranya premis, set up dan punch line.

Premis adalah adalah pokok bahasanyang ingin disampaikan kepada penonton. Contohnya Speakers ingin menyampaikanmateri tentang larangan buang sampah di sungai, hal tersebut dapat kamua tulismelalui buku catatan atau gadget agar bisa diingat jika mengalami blank karena demam panggung.

Setelah itu materi tersebutdikembangkan ke tahap set up yangberarti pengantar ke bagian lucu untuk menggiring asumsi, dari premissebelumnya yang menyampaikan materi larangan buang sampah di sungai, haltersebut bisa diisi dengan kegiatan Speakers yang mendukung larangan buang dikali.

Dan tahap terakhir setelah menentukanpremis dan mengembangkan tahap set up,yang terakhir ialah punch line yaitumematahkan asumsi itu, dengan tujuan statementtersebut hangat dan tidak menggurui bahkan mengandung unsur lawakan ataubercanda.

Dari hal tersebut contonya seperti Guekesel banget sob, sama orang orang yang ga sadar lingkungan, masa buang sampahsembarangan di sungai, nanti kalaubanjir gimana? Betul gak sob?, akhirnya gue sebagai pemuda yang sadarlingkungan gue pasang papan pengumuman, dan gue tulis hanya binatang yangbuang sampah di kali ini!, wuiih serem kan, eh,, habis itu ibu gue manggilsuruh buang sampah di tempat biasa, ya di sungai itu, halah makjo makjo

Nah Speakers di atas adalah contohdari penggunaan premis dengan materi larangan buang sampah di sungai karenaakan menyebabkan banjir yang dikembangkan oleh set up melaksanakan kegiatan atau menggiring asumsi ke tahap punch line agar bersambung dan punch line-nya bahwa dia sendiri yangbuang sampah itu ke sungai karena disuruh ibunya.

Tahap punch line, tidak hanya berarti mematahkan set up atau premis, tapibisa mengandung kata humor atau cerita yang membuat orang tertawa contohnyabersambung dari larangan buang sampah sembarangan diakhiri dengan punch line eh tau taunya di samping adapapan pengumuman tempat pembuangan akhir oleh warga setempat

Stand up comedy awalnya dibuatsebagai kritik sosial dengan gaya humor, sangat menarik bukan untuk mencoba beberapaistilah di atas, jika Speakers menyaksikan acara stand up comedy, Speakers bisamenemukan istilah-istilah yang digunakan di atas.

Penulis: Basyir Iskandarsyah


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori