Artikel Populer

Benarkah Dilan tidak pernah dikonsep?

Benarkah Dilan tidak pernah dikonsep?

       Milea dan Dilan berhasil merebut perhatian hampir seluruh kaum hawa yang ada di Indonesia dengan kisah romantis mereka yang sebenarnya kalau dipikir-pikir klise juga, lho, Speakers. Meskipun begitu, enggak dipungkiri sosok Dilan berhasil merebut hati kaum hawa dengan tingkah sederhana nan menggemaskan itu. Sepanjang 2016 memang sudah disetting sedemikian rupa agar ruang yang tercipta hanya untuk Dilan dan Milea. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa sang pencipta tokoh, Pidi Baiq, tidak pernah mengkonsepkan sosok Dilan?

“Aku tidak pernah meniatkan dan mengonsep akan membuat Dilan seperti apa, terlebih menjadi sesosok yang digilakan cewek-cewek. Bahwa Dilan menjadi cerdas juga humoris, ya itulah Dilan,” ungkap lelaki yang berhasil lulus di Institut Teknologi Bandung dengan jurusan Seni Rupa.

Jauh lebih dalam, ‘Ayah’ sapaan akrab Pidi Baiq yang dijumpai King di Rumah The Panas Dalam menjabarkan lebih dalam. Bahwa dirinya pun tidak heran jika banyak sekali gadis di luar sana yang mengidolakan Dilan. Setiap orang tentu memiliki nilai sendiri untuk menyukai sesuatu lainnya, dan dengan tidak kebetulan mungkin saja nilai tersebut ada di dalam diri Dilan. Yang jelas, tidak pernah diniatkan untuk membuat novel Trilogi Dilan sesukses ini. Jangankan membuat, untuk merencanakan saja pun tidak.

Bermula ketika iseng-iseng menulis di blog pribadi. Banyak sekali pembaca yang mengirim surat elektronik (surel) kepadanya untuk melanjutkan kisah Milea dan Dilan. Tentu saja berujung pada kesuksesan Novel Dilan, dia adalah Dilanku 1990; Dilan, dia adalah Dilanku 1991; dan juga Milea, suara dari Dilan.

“Semua ini keterlanjuran. Terlanjur menulis, terlanjur memiliki pembaca setia, terlanjur banyak orang yang menunggu Dilan, tau-tau udah jadi aja tiga buku Dilan,” lanjut pria yang sangat mencintai tempat asalnya, Bandung.

Walaupun begitu, Pidi menegaskan, bahwa bukan semata-mata ini hanya keberuntungan saja. Pidi, dalam melakukan sebuah kegiatan selalu fokus dan prinsip. Prinsip yang selalu dipegang ialah melakukan kegiatan hari ini dengan totalitas dan harus lebih baik dari hari kemarin. 


Penulis: Dembondya
Editor: Galih Nugros


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori