Artikel Populer

5 karya sastra fantasi terlaris sepanjang masa

5 karya sastra fantasi terlaris sepanjang masa

    Apasih sastra? Kenapa semua novel ngga bisa dibilang karya sastra? Segelintir pertanyaan itulah yang akan menghampiri kamu ketika berdiskusi tentang novel dan sastra. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sastra tulisan; bahasa (kata-kata, gaya bahasa yang dipakai di kitab-kitab (bukan bahasa sehari-hari). Singkatnya, sastra merupakan sebuah tulisan dengan bahasa yang digunakan berbeda dari bahasa yang digunakan sehari-hari sehingga pembaca tidak hanya menikmati alur cerita, melainkan juga terhipnotis oleh permainan diksi yang menarik. Memang ngga semua novel dapat kamu sebut itu sebuah karya sastra. Hanya novel-novel tertentu dengan pemilihan diksi dan gaya bahasa khusus yang dapat dikatakan sebagai novel sastra. Itulah sebabnya, Speakers, tidak semua novel bisa kamu sebut novel sastra. Novel sastra pun ngga melulu membahas tentang kisah percintaan , lho! Berikut karya sastra fantasi yang diterima dan digandrungi manusia di dunia.

  • Harry Potter

Siapa tak kenal film Harry Potter? Buku yang digarap oleh J.K Rowling ini berhasil mempermainkan imajinasi pembaca, mengenai bagaimana seorang lelaki muda memasuki sekolah magis, mempertahankan hidupnya berkali-kali, hingga berhasil membunuh musuh bebuyutan yang paling kejam. Buku novel yang sudah diterbitkan ke dalam 67 bahasa ini memang sudah mendapatkan tinjauan positif dari para kritikus di awal penerbitan buku pertamanya. Tak sampai disitu saja, Chris Columbus berhasil meracik dengan apik seluruh elemen-elemen hingga menghasilkan bacaan visual yang berhasil menerbangkan imajinasi kamu, seoalah-olah dunia magis itu memang ada disekeliling kita.

  • The Lord of The Rings

The Lord of The Rings, buku karya John Ronald Reuel Tolkien (1937-1949) ini mengisahkan tentang kekuatan sebuah cincin magis hingga cincin tersebut menjadi perebutan dari masa ke masa. Cincin itu sempat menghilang selama ribuan tahun dan ditemukan oleh Gollum, seorang hobbit. Walaupun berhasil ditemukan, cincin itu disembunyikan di bawah tanah hingga lima abad lamanya. Berangkat dari sanalah kisah itu dimulai. Tolkien, begitu akrabnya, menghadirkan beragam karakter baru yang unik. Buku yang berhasil tercetak sebanyak 150 juta eksemplar ini diterbitkan ke dalam tiga jilid pada tahun 1954 dan 1955, yakni “The Fellowship of the Ring,” “The Two Towers,” dan “The Two Towers.” 

  • The Hobbit

Speakers, banyak sekali pembaca yang sudah membaca karya John Ronald Reuel Tolkien ini menganggap bahwa buku The Hobbit merupakan buku pendahulu sebelum buku The Lord f The Rings. Mengapa demikian? Setelah King telusuri, rupanya di dalam buku ini menceritakan awal mula Gollum menemukan Sang Cincin, mungkin karena itulah buku yang terbit pertama kali pada 21 September 1937 dianggap sebagai buku pendahulu The Lord of The Rings. Berbeda dari karya Tolkien lainnya, The Hobbit sastra fantasi anak karena memiliki alur cerita laksana buku penghantar tidur, dongeng. Penjualan buku inipun tak kalah dengan buku karangan Tolkien lainnya, yakni 100 juta eksemplar.

  •  The Lion, the Witch and the Wardroble

Karya Clive Staples Lewis ini berhasil menjual bukunya sebanyak 85 juta eksemplar dan memiliki judul dalam bahasa Indonesia, yakni Sang Singa, Sang Penyihir, dan Lemari. Bermula ketika empat bersaudra: Peter, Susan, Edmund, dan Lucy Pevensie ini diungsikan ke rumah Professor Digory Kirke untuk menghindari pengeboman yang terjadi di London. Kisah berlanjut ketika di tengah permainannya, Lucy menemukan sebuah lemari yang ternyata di dalamnya terbangun sebuah kerajaan bernama Narnia. Jika, kamu pernah nonton dan mengikuti serial film The Chronicles of Narnia, tentu kalian akan tahu alur ceritanya. Buku yang memiliki nuansa kisah tahun 40-an ini pertama kali ditulis dari ketujuh seri “The Chronicles of Narnia.” Walaupun demikian, buku ini secara kronologi merupakan buku kedua dari sebelumnya buku pertamanya “The Magician’s Nephew (Keponakan Penyihir).”

  • The Tale of Peter Rabbit

Buku novel sastra fantasi anak ini merupakan seri buku anak-anak pertama yang ditulis dan diilustrasikan oleh Beatrix Potter. Awalnya Beatrix tidak berniat untuk mem-publish karyanya yang satu ini, ia hanya menjadikannya sebagai konsumsi pribadi. Namun, atas beberapa saran dan masukan akhirnya ia menerbitkn buku ini dan berhasil meraih penjualan sebesar 40 juta eksemplar. Wah, kamu juga bisa nih, Speaker, mengikuti jejak Beatrix.

 

Penulis: Dembondya/Berbagai sumber


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

ayooo..ayooo..dibaca... banyak rtikel-artikel menarik lohh :) ...

Kintan Lestari

Keren!!! speakmagz volume duanya udah terbit...

Kintan Lestari

jalan-jalan ke kota paris, jangan lupa beli pepaya, semoga semakin keren ! #ceritanyagagalberpantu...

Leo_alp

Selalu menjadi jendela dunia yang terbaik...

Herzanindya Maulianti

Welcome to RMC Family!! Akhirnya portal online ini rilis, perpaduan antara entertainment dan edukasi...

Alicia Van Akker

semoga semakin bagus kedepannya :) ...

Kintan Lestari

akhirnya yang ditunggu-tunggu hadir juga! Semoga terus meningkatkatkat...

Sifa Maulida
Kategori